Network Address Translation (NAT) adalah suatu metoda pokok yang memungkinkan komputer yang mempunyai address yang tidak terdaftar atau komputer yang menggunakan address private, untuk bisa mengakses Internet. Ingat pada diskusi IP address sebelumnya bahwa IP address private tidak bisa di route ke internet (non-routed), hanya dipakai pada jaringan internal yang berada pada range berikut :

     CIDR adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E atau disebut juga sebagai supernetting. CIDR merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli, yakni dengan membagi alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C.

VLSM adalah teknik yang memungkinkan administrator jaringan untuk membagi ruang alamat IP ke subnet yang berbeda ukuran, tidak seperti ukuran Subnetting. Untuk menyederhanakan VLSM adalah dengan memecah alamat IP ke subnet (beberapa tingkat) dan mengalokasikan sesuai dengan kebutuhan individu pada jaringan. Hal ini juga dapat disebut IP tanpa kelas pengalamatan. Sebuah classful menangani mengikuti aturan umum yang telah terbukti berjumlah pemborosan alamat IP.

Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask. Dalam penerapan IP Address menggunakan metode VLSM agar tetap dapat berkomunikasi kedalam jaringan internet sebaiknya pengelolaan networknya dapat memenuhi persyaratan:

Subnetting merupakan teknik memecah network menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil.
Subnetting hanya dapat dilakukan pada IP addres kelas A, IP Address kelas B dan IP Address kelas C.
Dengan subnetting akan menciptakan beberapa network tambahan,
tetapi mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut.


No
Kelas
IP
1.
Kelas A
0.0.0.0
s/d
127.255.255.255
2.
Kelas B
128.0.0.0
s/d
191.255.255.255
3.
Kelas C
192.0.0.0
s/d
223.255.255.255
4.
Kelas D
224.0.0.0
s/d
239.255.255.255
5.
Kelas E
240.0.0.0
s/d
255.255.255.255


IPv4 (IP address version 4)

Ada 5 kelompok dalam sekema pengalamatan jaringan IP

Skema pengalamatan jaringan IP hirarkikal

•                     Jaringan datar ( horizontal) dan jaringan hirarkikal
•                     Pengalamatan jaringan hirarkikal
•                     Subnetting dalam struktur jaringan
•                     VLSM
•                     Subnet mask
•                     Subnet menggunakan representasi biner
•                     Proses dasar subnetting
•                     Variable Length Subnet Mask (VLSM)
•                     Pengalamatan VLSM
•                     Classless Routing dan CIDR
•                     Routing classfull dan routing classless
•                     CIDR dan peringkasan rute (route summarization)
•                     Perhitungan peringkasan rute
•                     Subnet-subnet discontiguous
•                     Cara terbaik untuk melakukan pengalamatan dan subnetting
•                     NAT dan PAT
•                     Alokasi alamat IP privat
•                     Penggunaan NAT untuk kepentingan perusahaan
•                     NAT static dan dinamik
•                     PAT